Mengurai Masalah Ketimpangan Vaksinasi Covid

Terdapat juga vaksin Covid-19 buatan Beijing Institute of Biological Products/Sinopharm yang mendapatkan izin “emergency use “di China dan Uni Emirat Arab. “Dapat saya sampaikan juga, berbagai tawaran dukungan telah kita terima dari negara sahabat lain, yaitu dalam bentuk ventilator, oxygen concentrators, obat-obatan, dan peralatan medis lainnya,” ujarnya. Badai Sitokin jadi sorotan publik ketika Deddy Corbuzier mengaku sempat mengalaminya.

Menurut Jokowi, untuk pembelian vaksin yang akan datang akhir 2020, pemerintah menyiapkan sekitar Rp 17 triliun. Tak hanya vaksin, ujar Retno, tawaran dukungan dalam penanganan pandemi juga telah diterima Indonesia dari sejumlah negara sahabat. Nadia mengatakan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk mengikuti vaksinasi juga mempengaruhi persediaan vaksin di Tanah Air. Sebelumnya, Kementerian Kesehatan memastikan bahwa stok vaksin yang tersedia di fasilitas pemerintah pusat mencukupi untuk memenuhi permintaan daerah. “Kami menyampaikan bahwa pemerintah selalu memastikan keamanan , kualitas , dan khasiat untuk seluruh jenis vaksin yang diperoleh,” ucapnya.

“Perlu ditekankan bahwa vaksinasi adalah salah satu strategi pemerintah untuk penanganan pandemi Covid. Karena stoknya yang terbatas, distribusi vaksin corona pun dilakukan berbasis risiko. Daerah-daerah yang memiliki kasus corona tinggi akan mendapatkan vaksin lebih banyak. Namun, sebaran jumlah vaksinator dapat diperkirakan dari knowledge tenaga kesehatan yang ada saat ini.

Jokowi meminta agar program vaksinasi dilakukan hingga ke daerah-daerah terkecil untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Ruang lingkup pengawasan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi COVID-19 terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, alokasi dan pemanfaatan sumber daya, serta monitoring dan evaluasi kegiatan vaksinasi. Hal itu dilakukan agar warga Indonesia bisa mencapai kekebalan kelompok yang best. Wiku mengatakan jumlah tersebut setara dengan 10 persen dari target herd immunity yakni 208 juta orang yang menjalani vaksinasi Covid-19. Skenario pertama, saat ketersediaan vaksin sangat terbatas untuk distribusi awal, yakni berkisar antara 1–10 persen dari total populasi setiap negara.

Hingga 26 Juli 2021, pemerintah telah melakukan program vaksinasi untuk para tenaga kesehatan, petugas publik, penduduk lanjut usia , serta masyarakat umum dan rentan dengan jumlah complete vaksinasi sebanyak sixty four,thirteen juta dosis vaksin. Jumlah tersebut terdiri atas forty five,5 juta suntikan pertama dan 18,6 juta suntikan kedua. Hingga 26 Juli 2021, pemerintah Indonesia telah melakukan program vaksinasi untuk para tenaga kesehatan, petugas publik, penduduk lanjut usia , serta masyarakat umum dan rentan dengan jumlah complete vaksinasi sebanyak 64,thirteen juta dosis vaksin.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota mendistribusikan ke puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lain di wilayahnya. Pemerintah menunjuk dua BUMN, yakni PT Bio Farma dan PT Telkom, untuk melakukan sistem informasi satu information vaksinasi Covid-19. Sistem informasi satu data penerima vaksin Covid-19 dibuat untuk mengintegrasikan data dari berbagai sumber menjadi satu knowledge dan menghindari informasi data ganda. Diharapkan, upaya vaksinasi akan melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Selain itu, dinilai dari sisi ekonomi, upaya pencegahan melalui pemberian program vaksinasi akan jauh lebih hemat biaya dibandingkan dengan upaya pengobatan.

Sementara total kebutuhan vaksin mencapai 370 juta vaksin, untuk disuntikkan kepada one hundred seventy penduduk masing-masing 2 kali vaksin. “Untuk mencapai kekebalan kelompok dibutuhkan sekitar 208,2 juta penduduk Indonesia yang sudah divaksinasi. Hingga 27 Juli 2021, Indonesia sudah mengamankan sebanyak 173,1 juta dosis vaksin Covid-19, terdiri atas 144,7 juta dosis dalam bentuk bulk dari Sinovac dan 28,6 juta dosis dalam bentuk produk jadi dari AstraZeneca Covax dan bilateral, Sinopharm dan Moderna. Pemerintah terus mengupayakan untuk memenuhi ketersediaan stok vaksin Covid-19 dengan mendatangkan vaksin dari berbagai jalur. Pada Selasa, 27 Juli 2021, pemerintah kembali mendatangkan 21,2 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira pukul eleven.fifty five WIB, menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-891. Berdasarkan information Badan Pusat Statistik , jumlah penduduk ibu kota mencapai 10,6 juta jiwa.

Distribusi harus disertai dengan dokumen pengiriman berupa Surat Bukti Barang Keluar dan vaccine arrival report . Distribusi dari tingkat pusat sampai ke tingkat provinsi dilakukan melalui udara atau darat menggunakan kendaraan berpendingin khusus, cold field, atau alat transportasi vaksin lainnya yang sesuai dengan jenis vaksin Covid-19. [newline]Sedangkan distribusi peralatan pendukung dan logistik lainnya dilakukan menggunakan sarana pembawa lain yang standar sesuai dengan ketentuan. Penentuan jumlah sasaran per kelompok penerima vaksin dilakukan melalui pertimbangan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Sementara, Lampung hanya mendapatkan 861,7 ribu vaksin corona hingga 1 Juli 2021. Hal serupa terjadi di Maluku Utara yang hanya mendapatkan 152,3 ribu dosis vaksin. Dengan penduduk sebanyak 1,3 juta jiwa dan setiap orang mendapat dua dosis vaksin, maka rasionya hanyalah 5,93%. “Untuk mencapai kekebalan kelompok, dibutuhkan sekitar 208 juta penduduk Indonesia yang perlu divaksin. Jumlah ini meningkat setelah ditambahkan kelompok anak berusia tahun dan saat sekarang 718 ribu anak telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama,” lanjutnya. Salah satu penyebab timpangnya cakupan vaksinasi di berbagai daerah lantaran distribusi vaksin yang belum merata.

Qhulxma